P2- Sub-CPMK 2.4. Mampu Merancang Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) 7P Sesuai Karakteristik Segmen Pasar

 

Strategi Pemasaran UMKM Febrielle Bites Menggunakan Konsep Marketing Mix 7P

Pendahuluan

Latar Belakang

Persaingan bisnis kuliner di Indonesia semakin meningkat seiring berkembangnya tren makanan ringan premium dan kebiasaan masyarakat dalam membeli makanan melalui platform digital. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga kualitas produk, harga, kemudahan memperoleh produk, pelayanan, hingga citra merek. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bertahan sekaligus meningkatkan daya saing.

Febrielle Bites merupakan UMKM yang bergerak di bidang makanan dengan produk utama berupa soft cookies premium homemade. Produk ini dibuat menggunakan bahan baku berkualitas sehingga menghasilkan tekstur lembut, cita rasa yang khas, dan tampilan yang menarik. Agar mampu bersaing dengan berbagai merek cookies yang telah dikenal masyarakat, diperlukan strategi pemasaran yang komprehensif melalui konsep Marketing Mix 7P.

Tujuan Analisis

Analisis ini bertujuan untuk:

  1. Menganalisis penerapan strategi pemasaran Febrielle Bites menggunakan konsep 7P.

  2. Mengidentifikasi kelebihan dan peluang pengembangan strategi pemasaran.

  3. Memberikan rekomendasi strategi pemasaran yang lebih inovatif dan efektif.

Gambaran Umum Pasar Sasaran

Target pasar Febrielle Bites meliputi:

  • Mahasiswa dan pelajar berusia 17–25 tahun.

  • Karyawan muda berusia 22–35 tahun.

  • Konsumen yang menyukai dessert premium.

  • Pembeli hampers atau hadiah untuk keluarga dan teman.

  • Konsumen aktif media sosial yang sering mengikuti tren kuliner.

Mayoritas konsumen berasal dari wilayah perkotaan dengan gaya hidup praktis serta terbiasa melakukan pembelian secara online.


Analisis Strategi Pemasaran 7P

A. Product (Produk)

Febrielle Bites menawarkan soft cookies premium dengan tekstur lembut di bagian tengah dan sedikit renyah pada bagian luar. Produk dibuat menggunakan mentega berkualitas, cokelat premium, dan bahan pilihan tanpa pengawet sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih autentik.

Varian rasa yang ditawarkan antara lain:

  • Classic Chocolate Chip

  • Double Chocolate

  • Matcha

  • Red Velvet

  • Lotus Biscoff

Keunggulan utama produk meliputi:

  • Menggunakan bahan premium.

  • Diproduksi secara homemade sehingga kualitas lebih terjaga.

  • Tanpa bahan pengawet.

  • Memiliki kemasan modern yang cocok dijadikan hadiah.

Inovasi Produk

Strategi pengembangan produk yang dapat dilakukan meliputi:

  • Menghadirkan varian rasa musiman (Seasonal Series).

  • Menjual paket hampers premium.

  • Menawarkan mini cookies untuk camilan praktis.

  • Menyediakan layanan custom gift box.

  • Mengembangkan produk rendah gula sebagai pilihan yang lebih sehat.


B. Price (Harga)

Febrielle Bites menggunakan strategi Competitive Pricing, yaitu menetapkan harga yang kompetitif dibandingkan produk sejenis dengan tetap mempertahankan kualitas premium.

ProdukHarga
Soft CookiesRp20.000 per box

Strategi harga didukung dengan:

  • Paket bundling.

  • Promo pembelian beberapa box.

  • Voucher diskon pada momen tertentu.

  • Gratis ongkos kirim dengan minimum pembelian.

Strategi ini sesuai dengan target pasar menengah yang mengutamakan kualitas namun tetap mempertimbangkan harga.


C. Place (Distribusi)

Febrielle Bites menerapkan sistem distribusi hybrid.

Offline

  • Penjualan langsung.

  • Sistem pre-order.

  • Bazaar UMKM.

  • Event kampus.

Online

  • Instagram.

  • TikTok Shop.

  • Shopee.

  • WhatsApp Business.

Produk dikirim menggunakan jasa pengiriman instan maupun reguler sehingga tetap terjaga kualitasnya.

Strategi ini memperluas jangkauan pasar tanpa memerlukan biaya operasional toko fisik yang besar.


D. Promotion (Promosi)

Promosi dilakukan melalui berbagai media digital agar mampu menjangkau target pasar secara efektif.

Strategi promosi meliputi:

  • Konten Instagram dan TikTok.

  • Video proses pembuatan cookies.

  • Promo launching produk baru.

  • Giveaway.

  • Flash sale.

  • Testimoni pelanggan.

  • Kolaborasi dengan food influencer lokal.

  • Program referral pelanggan.

Evaluasi Promosi

Promosi digital memiliki beberapa kelebihan:

  • Biaya relatif rendah.

  • Menjangkau pasar yang luas.

  • Mudah mengukur efektivitas melalui jumlah tayangan, interaksi, dan penjualan.

Pengembangan promosi dapat dilakukan dengan memanfaatkan iklan berbayar, live shopping, serta kerja sama dengan komunitas kampus.


E. People (Sumber Daya Manusia)

Keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kualitas pelayanan.

Tim Febrielle Bites memiliki tugas sebagai berikut:

  • Produksi.

  • Quality control.

  • Pengemasan.

  • Administrasi pesanan.

  • Pelayanan pelanggan.

  • Pemasaran digital.

Pelayanan pelanggan dilakukan secara ramah, cepat, dan responsif.

Strategi pengembangan SDM meliputi:

  • Pelatihan pelayanan pelanggan.

  • Pelatihan digital marketing.

  • Standar operasional pelayanan.

  • Evaluasi kepuasan pelanggan secara berkala.


F. Process (Proses Layanan)

Alur pembelian produk meliputi:

  1. Konsumen memilih produk.

  2. Melakukan pemesanan melalui media sosial atau marketplace.

  3. Konfirmasi pembayaran.

  4. Produksi atau pengemasan.

  5. Pengiriman produk.

  6. Konsumen menerima pesanan.

  7. Pelanggan memberikan ulasan.

Proses tersebut dirancang agar:

  • Mudah dipahami.

  • Cepat.

  • Efisien.

  • Memberikan kepastian informasi kepada pelanggan.

Penggunaan sistem pembayaran digital semakin meningkatkan kenyamanan transaksi.


G. Physical Evidence (Bukti Fisik)

Bukti fisik menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

Febrielle Bites memiliki:

  • Logo dengan warna yang menarik.

  • Kemasan premium berbahan food grade.

  • Stiker merek.

  • Kartu ucapan pada paket hadiah.

  • Foto produk berkualitas tinggi.

  • Akun media sosial yang aktif.

  • Testimoni pelanggan.

  • Identitas merek yang konsisten.

Ke depan, usaha dapat mengembangkan website resmi dan desain kemasan yang lebih eksklusif untuk memperkuat citra merek.


Ringkasan Analisis 7P

ElemenStrategi
ProductSoft cookies premium, homemade, berbagai varian rasa
PriceCompetitive pricing dengan promo bundling
PlaceOffline dan online (hybrid)
PromotionMedia sosial, giveaway, influencer, promo digital
PeoplePelayanan ramah, pelatihan SDM
ProcessPemesanan mudah, pembayaran digital, pengiriman cepat
Physical EvidenceKemasan premium, branding menarik, testimoni pelanggan

Kesimpulan dan Rekomendasi

Kesimpulan

Berdasarkan analisis menggunakan konsep Marketing Mix 7P, Febrielle Bites telah menerapkan strategi pemasaran yang cukup baik melalui produk berkualitas, harga yang kompetitif, distribusi yang memanfaatkan saluran digital, promosi berbasis media sosial, pelayanan pelanggan yang responsif, proses pembelian yang sederhana, serta bukti fisik berupa kemasan dan identitas merek yang menarik.

Penerapan ketujuh elemen tersebut mampu meningkatkan nilai produk sekaligus memberikan pengalaman positif bagi konsumen. Namun, persaingan industri makanan yang semakin ketat menuntut inovasi secara berkelanjutan agar usaha tetap berkembang.

Rekomendasi

Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:

  1. Mengembangkan varian produk musiman dan edisi terbatas.

  2. Memperkuat promosi melalui influencer dan iklan digital.

  3. Membuka program reseller serta affiliate marketing.

  4. Mengembangkan website resmi untuk meningkatkan kredibilitas merek.

  5. Memanfaatkan program loyalitas pelanggan berupa sistem poin dan voucher.

  6. Meningkatkan kualitas kemasan ramah lingkungan.

  7. Memanfaatkan analisis data pelanggan untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.

Dengan penerapan strategi tersebut, Febrielle Bites diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas pangsa pasar, serta membangun loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.

Daftar Pustaka

Kotler, P., & Armstrong, G. (2021). Principles of Marketing (18th Global ed.). Pearson.

Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing Management (16th Global ed.). Pearson.

Tjiptono, F. (2019). Strategi Pemasaran (Edisi 4). Andi.

Komentar